Renungan Harian: Sabtu, 10 Desember 2022 - Raja Damai

Renungan Harian: Sabtu, 10 Desember 2022 - Raja Damai

Sabtu, 10 Desember 2022

Raja Damai

Bacaan Alkitab: Yesaya 9:1-6

Hari Perdamaian Internasional diperingati tanggal 21 September. Hari Perdamaian Internasional ini pertama kali diperingati pada tahun 1998 dan dirayakan setiap tahunnya oleh banyak negara, kelompok politik, militer, dan masyarakat dunia untuk mendorong semangat perdamaian dunia. Setiap tahunnya, lonceng Hari Perdamaian Internasional dibunyikan di Markas Besar PBB yang berlokasi di Kota New York.

Jauh sebelum Hari Perdamaian Dunia ditetapkan, Alkitab telah menubuatkan tentang kelahiran seorang Raja damai. Dalam kitab Zakharia 9:9-10 dikatakan, “Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda. Ia akan melenyapkan kereta-kereta dari Efraim dan kuda-kuda dari Yerusalem; busur perang akan dilenyapkan, dan ia akan memberitakan damai kepada bangsa-bangsa. Wilayah kekuasaannya akan terbentang dari laut sampai ke laut dan dari sungai Efrat sampai ke ujung-ujung bumi.”

Dalam kedua ayat tersebut memperlihatkan bagaimana umat Tuhan pada waktu itu menantikan datangnya seorang raja damai. Raja itu akan mengadakan damai sejahtera di antara umat-Nya sendiri. Sesuai konteks permasalahan pada waktu itu, Sang Raja Damai akan mempersatukan Efraim (Israel Utara) dan Yerusalem (Israel Selatan) yang selama ini berperang satu sama lain. Dalam Perjanjian Baru, harapan itu tepenuhi dalam diri Yesus Kristus. Yesus adalah Sang Raja Damai.

Karena Yesus adalah Raja Damai, maka sebagai murid-Nya kita pun dipanggil untuk hidup dalam damai dan bahkan secara aktif menghadirkan damai. Jika kita sungguh telah menerima Sang Raja Damai itu dalam kehidupan kita, maka damai dari Allah akan menguasai pikiran dan hati kita sehingga kita dapat memancarkan damai Kristus.


Yesus adalah sumber damai sejahtera yang sejati.
Hiduplah di dalam-Nya!

0 Komentar