Renungan Harian: Selasa, 8 Maret 2022 - Bukan untuk Menghukum

Renungan Harian: Selasa, 8 Maret 2022 - Bukan untuk Menghukum

Selasa, 8 Maret 2022

Bukan untuk Menghukum

Bacaan Alkitab: Yohanes 8:2-11

Dalam perikop ini dikisahkan tentang seorang perempuan yang kedapatan berzinah. Lalu dibawa oleh para ahli Taurat dan Farisi ke hadapan Yesus. Mereka ingin mencobai Yesus dengan minta pendapat-Nya, apakah perempuan itu harus dirajam sesuai hukum Taurat atau tidak. Jika Yesus mengatakan harus dihukum rajam, maka Yesus yang selalu mengajarkan kasih akan dianggap kejam, tapi jika Yesus mengatakan harus dibebaskan, berarti Dia tidak mematuhi hukum Taurat. Dalam hukum Taurat, pria dan wanita yang berzinah, keduanya harus dihukum mati.

Yesus menjawab dan menanggapi ahli Taurat dan orang Farisi dengan berkata, "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." Berdasarkan syarat yang diberikan Yesus, yang boleh melemparkan batu ialah hanya orang yang tidak berdosa. Siapakah orang yang tidak berdosa? Yesus adalah orang yang tidak berdosa. Dengan demikian, sesungguhnya Yesus berhak menghukum perempuan itu. Namun Yesus tidak menghukumnya tetapi mengampuninya.

Kristus tidak membenarkan dosa, namun Ia rindu menyelamatkan manusia dari dosa-dosanya. Ia datang supaya orang bertobat dari dosanya, bukan pembalasan. Dia menawarkan keselamatan, bukan penghukuman. Yesus datang ke dunia untuk rekonsiliasi bagi umat manusia, yaitu dengan pengampunan. Kita semua adalah orang berdosa yang diampuni Yesus. Kita tidak lebih baik dan lebih suci dari perempuan yang berzinah itu. Karena itu, janganlah kita bersikap menghakimi kesalahan orang lain. Sebaliknya, terhadap mereka yang melakukan kesalahan, kita justru harus mengasihi dan mengampuni mereka.


Kebenaran yang sederhana adalah: “Kita semua membuat kesalahan,
dan kita semua membutuhkan pengampunan.”

Posting Komentar untuk "Renungan Harian: Selasa, 8 Maret 2022 - Bukan untuk Menghukum"