Renungan Harian: Rabu, 6 Januari 2021 - Bertekun dalam Pengharapan

Renungan Harian: Rabu, 6 Januari 2021 - Bertekun dalam Pengharapan


RABU, 6 JANUARI 2021

BERTEKUN DALAM PENGHARAPAN

Bacaan Alkitab: Roma 5:1-10

Dua orang anak berteman baik, dan rumahnya bersebelahan. Suatu hari mereka bertengkar, memperebutkan mainan. Karena sama-sama tidak mau mengalah, mereka saling tarik menarik untuk mendapatkankan satu mainan tersebut. Permusuhan tidak terhindarkan. Akhirnya salah satu kalah dan menangis karena tidak mendapatkan yang diinginkan. Masing-masing merenung dan merasakan kehilangan damai sejahtera.

Banyak orang mencari yang namanya damai sejahtera. Damai sejahtera itu selain berhubungan dengan keadaan baik, juga berisi tentang suasana hati. Hubungan yang baik dan benar dengan sesamanya juga dapat memberikan perasaan damai. Kita patut bersukacita dan merasa beruntung bahwa di dalam Kristus kita telah diperdamaikan dengan Allah. 

Dahulu kita adalah musuh Allah, tetapi sekarang kita telah diperdamaikan, sehingga menjadi sahabat Allah. Inilah wujud nyata pembenaran Allah di dalam Yesus Kristus. Karena ada dalam hubungan damai dengan Allah, kita dimungkinkan bermegah bahkan di tengah-tengah kesulitan dan penderitaan hidup seberat apapun.

Bermegah dalam setiap keadaan. Hidup dalam damai sejahtera tidak berarti kita bebas dari pergumulan, masalah dan penderitaan. Janganlah kita salah mengartikannya. Di sinilah letak keunikan kehidupan Kristen. Di satu pihak kita telah menjadi milik Kristus, di pihak lain kita sedang bertumbuh dalam Kristus. 

Dalam iman, masalah, pergumulan, penderitaan itu tetap ada, namun tidak lagi bersifat merusak. Sebaliknya semuanya itu membuat kita makin tekun, tahan uji, dan berpengharapan pada Allah. Melaluinya kita belajar untuk selalu bergantung pada kuasa Kristus yang memberdayakan kita, melalui Roh Kudus yang diam di dalam hati kita. 


Ketekunan Dalam Menghadapi Setiap Masalah 
Akan Menghasilkan Karakter Yang Tahan Uji

Posting Komentar untuk "Renungan Harian: Rabu, 6 Januari 2021 - Bertekun dalam Pengharapan"