Renungan Harian: Rabu, 25 November 2020 - Menyingkirkan Penghalang

Renungan Harian: Rabu, 25 November 2020 - Menyingkirkan Penghalang


RABU, 25 NOVEMBER 2020

MENYINGKIRKAN PENGHALANG

Bacaan Alkitab : Filemon 1:8-16

Saya bertemu Mary tiap hari Selasa ketika saya mengunjungi “Balai”—rumah rehabilitasi yang membantu mantan narapidana berbaur kembali dengan masyarakat. Keadaan hidup saya berbeda jauh dari hidup Mary: ia baru saja keluar dari penjara, masih bergumul dengan kecanduan, dan hidup terpisah dari anaknya. Bisa dibilang Mary tersisih dari pergaulan.

Seperti Mary, Onesimus tahu artinya terpinggirkan dari pergaulan. Sebagai budak, Onesimus pernah berbuat salah kepada Filemon, tuannya yang juga seorang Kristen. Sekarang, Onesimus dipenjara. Di penjara, Onesimus bertemu Paulus dan percaya kepada Kristus (Fil. 1:10). Meskipun hidup Onesimus telah berubah, ia tetaplah budak. Paulus mengirimnya kembali kepada Filemon dengan membawa surat yang mendesak Filemon untuk menerima Onesimus “bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih” (ay.16).

Filemon memiliki pilihan: Ia dapat tetap memperlakukan Onesimus sebagai budak atau menyambutnya sebagai saudara di dalam Kristus. Saya memiliki pilihan juga. Apakah saya melihat Mary sebagai mantan narapidana dan pecandu yang sedang berusaha pulih—atau sebagai wanita yang hidupnya sedang diubah oleh kuasa Kristus? Mary adalah saudara saya di dalam Tuhan, dan kami bersyukur dapat menempuh perjalanan iman kami bersama-sama. Kita mudah terjebak dengan menjadikan status sosial, ekonomi, golongan masyarakat, atau perbedaan budaya sebagai pemisah di antara kita. Injil Kristus menyingkirkan segala penghalang itu dan selamanya mengubah hidup kita serta hubungan di antara kita.




Injil Mengubah Hidup Manusia Dan Hubungan Di Antara Mereka.

Posting Komentar untuk "Renungan Harian: Rabu, 25 November 2020 - Menyingkirkan Penghalang"