Manfaatkan IT, International Program Terapkan E-Learning - Sekolah Kristen Kalam Kudus Surakarta

Senin, 04 Maret 2019

Manfaatkan IT, International Program Terapkan E-Learning

Manfaatkan IT, International Program Terapkan E-Learning
Manfaatkan IT, SKKK Surakarta Terapkan E-Learning

International Program - Kalam Kudus Junior High School sudah menerapkan E-Learning sejak tahun 2014 (5 tahun). E-Learning merupakan suatu sistem pembelajaran elektronik yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai wadah untuk kegiatan belajar-mengajar (KBM). Di dalam kegiatan belajar-mengajar, International Program - Kalam Kudus Junior High School menggunakan Moodle dan Google Classroom sebagai Learning Management System (LMS).

Manfaat E-Learning untuk Kehidupan Sekolah
International Program - Kalam Kudus Junior High School mendapatkan banyak manfaat dengan menggunakan E-Learning pada kegiatan belajar-mengajar, antara lain: memenuhi kebutuhan belajar siswa; mengatasi keterbatasan waktu dan tempat belajar; memudahkan Guru untuk memantau perkembangan siswa; memudahkan Guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran; serta mendukung program go green dan paperless.

Dengan menggunakan E-Learning, Guru bisa memenuhi kebutuhan belajar masing-masing siswa. Karena E-Learning memungkinkan Guru untuk mengubah model pembelajaran yang terfokus pada kebutuhan setiap siswa. Dengan sistem pembelajaran yang bertahap dan format konten yang beragam, Guru dapat memberikan pengalaman belajar yang unik dan personal, yang tidak dapat dilakukan di kelas tradisional.

Keterbatasan waktu belajar merupakan kendala sebagian besar kegiatan belajar-mengajar di dalam kelas tradisional. Dengan menggunakan E-learning, kendala tersebut bisa diatasi dengan mudah. Jika waktu pembelajaran di kelas sudah habis, maka siswa dan Guru bisa berinteraksi setiap saat dan tempat mana saja dengan dengan E-Learning yang terhubung dengan fasilitas internet.

E-Learning memberikan kemampuan bagi Guru untuk memantau kemajuan belajar siswa dan memastikan setiap siswa mencapai pemahaman maksimal. Sebagai contohnya, jika siswa tidak berhasil lulus dalam ulangan, maka Guru bisa menawarkan metode pembelajaran yang sesuai dengan pola belajar siswa sehingga siswa bisa dengan mudah menyerap materi pembelajaran dan pada akhirnya meningkatkan performa belajarnya.

Sistem E-Learning juga menyediakan fitur pelaporan dan analisis yang memungkinkan Guru untuk mengetahui materi yang masih kurang dan mana yang sudah sangat baik, serta menganalisis soal yang mudah dan soal yang sulit dikerjakan siswa. Sebagai contohnya, jika ada banyak siswa Anda yang kesulitan dalam menguasai materi pembelajaran tertentu misalnya, maka Guru dapat mengevaluasinya dan melakukan perbaikan jika diperlukan.

Penggunaan E-Learning oleh International Program - Kalam Kudus Junior High School juga termasuk dalam program Go Green karena dalam semua proses pembelajarannya menggunakan perangkat komputer dan tidak menggunakan kertas sama sekali (paperless).

Seiring Perkembangan Zaman, Variasi Pendidikan Harus Selaras
Perkembangan teknologi yang begitu pesat bisa dimanfaatkan dan diterapkan di dunia pendidikan. Kehadiran teknologi dalam dunia pendidikan diharapkan mampu menambah variasi model dan metode pembelajaran serta mengatasi keterbatasan dalam proses pembelajaran yaitu: dari ruang kelas ke tempat mana saja; dari waktu terbatas menjadi kapan saja; dari kertas ke online; dan dari fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja.

Dengan adanya perkembangan Teknologi dalam dunia pendidikan, Guru juga bisa mengembangkan kemampuan dalam bidang TIK sehingga bisa mengakses, mengolah, dan menyajikan bahan ajar kepada siswa secara kreatif. Kemampuan guru sebagai sumber daya manusia dalam TIK mulai dari keterampilan dan pengetahuan yang cukup mapan, perencanaan, pengoperasian, perawatan dan pengawasan perlu dan penting untuk ditingkatkan. Sehingga menghasilkan output yang sangat bermanfaat bagi semua sektor kehidupan.

Manfaat yang Dirasakan Siswa Setelah Memakai E-Learning
Banyak sekali manfaat penerapan E-Learning bagi siswa, antara lain: meningkatkan motivasi belajar siswa; siswa bisa belajar mandiri dengan mengulang materi pelajaran yang sudah diajarkan; siswa dapat saling berbagi informasi dan dapat mengakses bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang, dengan kondisi yang demikian itu peserta didik dapat lebih memantapkan penguasaannya terhadap materi pembelajaran; siswa bisa belajar setiap saat pada tempat dimana saja yang terhubung dengan fasilitas internet; serta mempermudah interaksi antara siswa dengan bahan/materi belajar, siswa dengan guru, ataupun dengan sesama siswa.



Baca Rekomendasi Terkait Lainnya

Baca Rekomendasi Kategori Lain

© 2016 - | Sekolah Kristen Kalam Kudus Surakarta