Sekilas Tentang Kegiatan Pembelajaran IP - Sekolah Kristen Kalam Kudus Surakarta

Jumat, 29 April 2016

Sekilas Tentang Kegiatan Pembelajaran IP

Sekilas Tentang Kegiatan Pembelajaran IP

Berusahalah untuk kualitas pendidikan yang lebih baik..

Tahun ini sungguh sangat sibuk bagi International Program (IP). Terdapat banyak perubahan, wajah lama dan baru ada untuk mendukung dan persahabatan terbangun untuk memperkuat persekutuan; hal ini terjadi bukan hanya untuk para murid saja tetapi bagi para guru juga. IP telah mengalami serangkaian tantangan selama setahun ini, tetapi tantangantan-tantangan tersebut malah membumbui dan memperkaya rasa dari program ini. Apakah ada program yang benar-benar sempurna?

Pada tahun lalu, murid IP dari kelas Checkpoint, IGCSE sampai AS Level sungguh sangat sibuk. ada begitu banyak kegiatan dari bidang akademis hingga olahraga. Meskipun terdapat kesukaran-kesukaran, murid dapat mengatur waktu dan melewatinya dengan senang hati.

Ada sebuah pepatah Cina yang mengatakan "Beritahu aku dan aku akan lupa, tunjukkan padaku dan aku bisa mengingatnya, libatkan aku dan aku akan mengerti". Tujuan utama pendidikan adalah untuk menempatkan teori ke dalam praktik dan tindakan. Saat ini para murid suka untuk berlari, menyelidiki, dan menemukan sesuatu hal dengan tahapan mereka sendiri. Mereka tidak suka dikunci dalam sebuah ruangan yang penuh dengan teori dan perhitungan, mereka suka bergerak dan bebas. Guru adalah mediator dan fasilitaor dam proses ini.

IP mengadakan kegiatan pembelajaran di dalam dan di luar ruang kelas, sebagai sedikit contoh: kelas Checkpoint 1 dan 2, mereka membuat telur asin untuk topik Osmosis, berkebun (menanam berbagai macam tanaman dan buah), pembedahan katak dan kerang (meskipun ada beberapa yang merasa jijik, tetapi para murid IP sangat menikmatinya), mereka juga membuat ketapel dengan berbagai macam desain, jembatan dari sedotan yang dapat menahan beban seberat 20 kilogram dan kompor tenaga matahari. Para Murid IP juga membuat sebuah peralatan konduksi untuk mengetahui apakah sebuah benda dapat menyalurkan listrik atau tidak. Untuk kelas IGCSE, mereka membuat mayones, anggur, lampu dari garam dan minyak, bahkan mengunjungi peternakan ayam untuk penelitian mereka. Berdasarkan kunjungan tersebut, para murid dapat menganalisa status peternakan ayam tersebut dan dapat memberikan saran atau bahkan solusi. Contoh-contoh di atas hanyalah sedikit dari beberapa kegiatan pembelajaran di IP.

Perlu diketahui bahwa para guru IP berusaha dengan keras untuk mengajar dan menghasilkan murid secara holistik. Program ini juga bertujuan untuk lebih saling terkait dalam setiap pelajaran. Para murid IP juga aktif, itulah mengapa semester lalu bidang olahraga mengadakan kompetisi Korfball dan di semester ini kompetisi Cheed Dance akan diadakan.

Guru-guru yang berlatar belakang berbeda mempunyai pemikiran yang berbeda tentang filosofi dalam pengajaran dan hal ini adalah unsur yang penting di bidang ini. Seperti yang Ibu Nita katakan "Menjadi bagian dalam IP merupakan hal yang sangat menantang. Hal ini bukan hanya masalah pembelajaran dalam Bahasa Inggris, tetapi hal ini lebih berkaitan dengan pembentukan pola pikir bertaraf global". Di pihak lain, menjadi guru adalah sebuah pengalaman baru bagi Bapak Markus. Pekerjaan sebelumnya adalah di sebuah perusahaan penggilingan tepung dan sekarang dia menjalani pengalaman sebagai seorang guru dalam metode yang baru, dia bertahan dengan anak-anak dan perlu untuk bersabar. Dia merasa senang ketika dia memberikan "sesuatu" bagi para murid, sesuatu yang membuat mereka menjelajahi ilmu pengetahuan alam.

International Program berusaha memberikan yang terbaik bagi para murid, hal ini merupakan sebuah proses yang berkelanjutan dan sebuah warisan seumur hidup. Bergabunglah dengan kami dan alami sebuah metode pembelajaran yang baru.

oleh: Mrs. Ane Marie Elecanal-Guavis
Physics/Chemistry Teacher IP - KKCS

Baca Rekomendasi Terkait Lainnya

Baca Rekomendasi Kategori Lain

© 2016 - | Sekolah Kristen Kalam Kudus Surakarta