Tanda Kasih
Bacaan Alkitab : Markus 14:1-9
Dalam masyarakat kita mengenal ada banyak cara orang untuk menyatakan kasih kepada orang yang kita kasihinya. Seorang perempuan hendak menyatakan kasih kepada Yesus dengan membawa buli-buli pualam berisi minyak Narwastu murni yang mahal harganya. Ia mencurahkan minyak itu di atas kepala Yesus. Injil Markus mencatat bahwa peristiwa ini dicatat sebagai persiapan untuk penguburan Tuhan Yesus.
Dalam menyatakan kasih, tidak selalu berjalan dengan mulus. Adakalanya timbul kritik atau komentar negatif dari orangorang yang tidak menyukai tindakan kasih tersebut. Yudas mengkritik tindakan perempuan itu dengan dalih pemborosan, karena bila minyak itu dijual, uangnya dapat dibagikan kepada orang miskin. Dibalik komentar negatif itu, Yesus tahu bahwa, jauh di dalam hatinya ada maksud hendak mengambil uang itu bagi dirinya sendiri. Yesus menolak saran Yudas, menolak upaya memanipulasi atau memperalat kemiskinan sesama demi kepentingan sendiri.
Dari peristiwa di atas kita mendapatkan pelajaran penting, yaitu wujud kasih kita kepada kepada Tuhan maupun sesama adalah dengan memberikan yang terbaik. Bukan dengan manipulasi keinginan demi kepentingan diri, memanfaatkan kesempatan untuk memperkaya diri dengan dalih melayani orang miskin. Kiranya kita dimampukan untuk menjadi anak-anak Tuhan yang melayani-Nya dengan hati yang tulus.
Melayani dengan jujur dan tulus merupakan wujud dari mengalami kasih Allah yang sejati.


0 Komentar