Renungan Harian: Rabu, 14 Oktober 2026 - Sabat Bagi Manusia

Renungan Harian Rabu, 14 Oktober 2026 - Sabat Bagi Manusia
Rabu, 14 Oktober 2026

Sabat Bagi Manusia

Bacaan Alkitab : Markus 2: 23-28

Sabat adalah sakral bagi orang Yahudi. Pada hari Sabat, umat tidak diperkenankan untuk bekerja, termasuk memetik gandum, atau aktifitas keseharian. Itu sebabnya, orang Farisi menegur Tuhan Yesus dan para murid ketika memetik gandum pada hari Sabat. Para pemimpin agama telah menambahkan aturan-aturan baru yang bahkan bertentangan dengan Taurat namun dianggap sama dengan firman Tuhan. Dan mereka justru lebih kuat berpegang pada aturan buatan manusia! Sehingga, Sabat menjadi sebuah belenggu religi yang merampas sukacita setiap umat.

Tuhan memberikan hari Sabat agar manusia bisa berhenti dari rutinitas pekerjaan yang telah dijalani sehari-hari untuk beristirahat dan beribadah kepada Tuhan. Hari Sabat tidak dimaksudkan untuk melarang orang mengerjakan hal-hal yang menunjukkan kebaikan dan kemurahan kepada sesama, sebaliknya menjadi hari yang dipenuhi dengan kasih dan anugerah.

Bagaimana dengan kehidupan keagamaan kita sekarang? Apakah tradisi keagamaan atau peraturan gereja yang berlaku dapat membuat setiap orang percaya menikmati sukacita, baik dalam relasinya dengan Tuhan atau sesama, dan keluarga? Bila kita dapat menikmati persekutuan bersama Tuhan, maka kasih dan anugerah-Nya akan menggerakkan kita untuk membagi—Nya dalam kebersamaan sebagai saudara seiman.


Membangun tradisi religi tanpa kasih sama dengan membangun relasi tanpa kasih.

0 Komentar