Pangkat dan Kedudukan
Bacaan Alkitab : Markus 10: 35-44
Para murid baru saja merasa cemas dan takut dengan pernyataan tentang penderitaan Tuhan Yesus, Yakobus dan Yohanes meminta kepada Yesus untuk duduk dalam kemuliaanNya, satu di sebelah kanan dan satu di sebelah kiri-Nya. Mereka tidak menyadari bahwa untuk mendapat apa yang mereka minta itu, harus melewati penderitaan, yaitu salib. Tuhan Yesus mengambil momen ini untuk mengajarkan bahwa siapa ingin menjadi besar harus menjadi pelayan dan hamba. Tuhan Yesus memberi teladan sempurna. Dia adalah Anak Allah yang datang ke dunia menjadi manusia untuk melayani dan memberi diri sebagai kurban penebusan.
Banyak orang sangat ingin menduduki jabatan tinggi, tetapi ia tidak bersedia diganti atau dimutasi. Banyak pejabat yang matimatian mempertahankan pangkatnya, dengan meninggikan diri sebagai yang terbaik dengan menjatuhkan orang lain. Ingin mengejar standar kesuksesan, tanpa peduli bagaimana caranya adalah memiliki pangkat dan kedudukan. Hal ini terjadi bukan saja di dunia bisnis, tetapi juga di lingkungan gereja.
Jika Tuhan berkenan mengaruniakan kedudukan kepada seseorang, tentu Tuhan telah mempersiapkannya. Tuhan berkenan kepada pribadi yang mau merendahkan hati, yang tidak mencari rasa hormat dari manusia, melainkan dari Allah saja. Bukan pemimpin yang dilayani, melainkan yang bersedia melayani.
Pemimpin yang rendah hati bukan berarti lemah, sebaliknya menunjukkan kekuatannya yang sejati bersamaTuhan.


0 Komentar