Mendapat Kepercayaan
Bacaan Alkitab : Keluaran 35:30-35; 39:43
Kepercayaan adalah suatu keyakinan dari proses pemahaman dan pengenalan seseorang terhadap orang lain bahwa orang tersebut akan berperilaku seperti yang diharapkan dan dibutuhkan. Dasar dari kepercayaan tersebut adalah terletak pada integritas, kapasitas, kerendahan hati dan hasil kerjanya.
Untuk mendirikan Kemah Suci, Allah telah menetapkan Bezaleel dan Aholiab untuk menjadi pelaksana pembangunan. Bezaleel seorang ahli emas, perak dan tembaga, mengasah batu permata dan mengukir kayu. Sedangkan Aholiab disebut sebagai orang yang pandai mengajar, tukang dan ahli membuat tenunan kain ungu, kain kirmizi, lenan halus. Ia juga seorang pelaksana dan perancang segala sesuatu (35).
Roh Allah memberdayakan Bezaleel dan Oholiab dengan bakat dan kecerdasan, memberi mereka kemampuan untuk bekerja dalam segala jenis kerajinan, termasuk pekerjaan kayu, pekerjaan batu, pekerjaan logam, ukiran, sulaman, dan tenun. Pemberdayaan Roh memberi Bezaleel dan Oholiab keterampilan untuk bekerja dengan bahan mentah dan untuk membentuk desain artistik
Kisah Bezalel dan Oholiab mengajarkan kepada kita bahwa Allah peduli akan estetika. Allah yang kreatif dengan keindahan dan desain. Setiap kemampuan dan kepandaian yang kita miliki berada di dalam kuasa Allah, maka karya yang dihasilkan akan membuktikan niat dan kesungguhan sebagai karunia Allah. Teladan Bezalel dan Oholiab seharusnya mendorong setiap orang percaya untuk menciptakan karya indah demi kemuliaan Allah.
Kepandaian yang dipercayakan dalam kuasa Allah, menghasilkan karya indah dan keteladanan bagi sesama.


0 Komentar