Berketetapan Hati
Bacaan Alkitab : Keluaran 40:1–16
Setiap guru tentu berharap ingin memiliki murid-murid yang cerdas, mandiri meraih cita-cita yang diimpikannya. Dalam hal kedisiplinan, seorang murid tidak lambat tiba di sekolah. Ia dapat menyelesaikan dan mengumpulkan tugasnya tepat waktu. Dalam hal ketekunan, guru berharap setiap murid belajar dengan semangat dan kesungguhan, serta melakukan apa yang diajarkan oleh gurunya. Dan hal ini pastilah membawa kebahagiaan tersendiri bagi guru yang mengajar murid-murid yang diajarnya berhasil.
Musa adalah pribadi yang taat dan setia kepada Allah. Ia pribadi yang senantiasa mendengarkan kehendak Allah dan melakukan apa yang menjadi ketetapan Allah bagi dirinya maupun bagi bangsa Israel. Allah memerintahkan Musa untuk mendirikan kemah suci lengkap dengan semua perlengkapan sarana dan prasarana peribadatan bangsa Israel. Mulai dari tabut hukum, mezbah emas, mezbah korban bakaran, bejana pembasuhan. Disamping itu Tuhan Allah juga memerintahkan Musa untuk mengurapi Harun menjadi Imam. Musa melakukan semuanya dengan sikap yang tunduk pada perintah Allah.
Musa yang berketetapan hati untuk mendengar dan melakukan kehendak Allah, demikian pula hendaknya kita juga memiliki ketetapan hati untuk taat dan melakukan kehendakNya. Dengan cara kita senantiasa setia dan tekun dalam doa dan membaca Alkitab. Bila kita ingin mengerti dan melakukan apa yang Allah firmankan, tidak ada cara lain selain dengan berdoa, agar Allah mendengar setiap permohonan kita. Rindu mendengar suara dan menyenangkan hati Tuhan dengan membaca Alkitab. Serta melakukan kebenaran firman dengan berusaha untuk hidup dalam kebenaran-Nya.
“Motivasi yang benar dan kerinduan yang dalam pada Tuhan, memampukan kita berketetapan hati untuk setia kepada Tuhan.”


0 Komentar