Rabu, 22 Juli 2026
Waktu Tuhan
(Bacaan Alkitab : Kejadian 21:1-7)
Pernahkah Anda menunggu sesuatu begitu lama hingga Anda mulai menertawakan janji tersebut karena terasa sangat mustahil menurut logika? Sara pernah melakukan itu; ia tertawa di balik tenda karena ia merasa tubuhnya yang sudah tua tidak mungkin lagi mengandung. Namun, tawa keraguan itu berubah menjadi tawa kemenangan yang luar biasa dalam Kejadian 21:1-7. Tuhan mengunjungi Sara tepat seperti yang difirmankan-Nya, dan pada waktu yang telah ditetapkan-Nya. Kelahiran Ishak adalah bukti fisik bahwa Allah tidak dibatasi oleh apapun.
Kejadian ini menegaskan satu hal penting: Allah adalah pemegang kendali segala sesuatu. Seringkali kita merasa Tuhan terlambat, namun sebenarnya Tuhan sedang mempersiapkan kita untuk menerima pemberian-Nya dengan sikap hati yang benar. Ketika Ishak lahir, Sara menyadari bahwa segala penantian panjang dan air matanya selama puluhan tahun telah dibayar tuntas oleh kesetiaan Allah.
Tuhan mau agar kita tetap memiliki pengharapan saat kita berada di "ruang tunggu" Tuhan. Mungkin saat ini Anda sedang menantikan jawaban doa yang belum kunjung tiba, atau menghadapi sebuah jalan buntu dalam pergumulanmu. Ingatlah bahwa janji Tuhan tidak memiliki tanggal kadaluarsa. Jangan biarkan keadaan yang "mati" mematikan imanmu. Allah sanggup menghidupkan kembali apa yang telah layu dalam hidupmu dan mengganti tawa pahitmu dengan tawa syukur yang tulus. Waktu Tuhan mungkin bukan yang tercepat, tapi selalu yang paling tepat untuk menunjukkan kemuliaan-Nya.
“Waktu Tuhan mungkin bukan yang tercepat, tapi selalu yang paling tepat.”


0 Komentar