Hidup Memberi Diri
Bacaan Alkitab : Filipi 1:20-22
Joyce Chaisin Lin, misionaris perempuan yang mengabdikan hidupnya untuk orang-orang di pedalaman Papua. Setiap waktu Joyce siap sedia dengan pesawatnya untuk melakukan penerbangan demi mendukung kebutuhan pengembangan masyarakat, bahkan melakukan evakuasi medis demi menyelamatkan jiwa yang berada di pedalaman tersebut.
Suatu hari, ketika hendak melakukan pengiriman logistik, pesawat yang baru saja di naik terbang mengalami masalah. Dia menghubungi radar terdekat untuk melakukan pendaratan darurat, namun ketika mereka memanggil balik, Joyce Lin sudah tidak bisa berespon. Kemungkinan saat itu sudah terjadi kecelakaan. Joyce dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) yang jatuh di Danau Sentani, Jayapura.
Menjadi missionaris dan bergabung di Mission Aviation Fellowship (MAF) merupakan panggilan istimewa bagi Joyce Lin. Ia mendedikasikan hidup sepenuhnya untuk melayani orang-orang yang tinggal di pedalaman Papua. Disanalah ia dapat mewujudnyatakan kasih Tuhan, dengan cara membantu mengubah kehidupan orang-orang di wilayah yang terisolir. Demi mendukung kebutuhan dan perkembangan masyarakat, Joyce Lin dengan semangat mengantar misionaris, guru, serta bantuan tenaga kemanusiaan ke lokasi yang tidak dapat diakses tersebut. Sebagai seorang ahli IT, ia mengatur dan memelihara jaringan komputer para misionaris dan pekerja kemanusiaan dalam mengakses internet. Semasa hidupnya, Joyce telah menunjukkan bahwa memiliki kasih Yesus bukan untuk disimpan, tetapai dibagikan, agar semakin banyak orang yang percaya Yesus.
Mengasihi Tuhan harus ditunjukkan dengan kesungguhan dan melakukan yang terbaik.


0 Komentar