Mati Setiap Hari
Bacaan Alkitab : 2 Korintus 4:7-12
Apakah kita berada dalam situasi di mana kita sering disalahpahami karena iman di dalam Kristus? Atau pernahkah kita dikelilingi oleh orang-orang yang memiliki jiwa suka mencela dan mengkritik? entah itu di gereja atau di keluarga, sehingga kita merasa kurang dihargai? Kita diperhadapkan pada situasi yang tidak ingin kita jumpai, namun kita tidak memiliki pilihan selain harus bertahan menghadapi semuanya.
Bacaan firman Tuhan hari ini mengajarkan untuk tetap bertahan walau dalam tekanan, sebab di sana tersedia kekuatan dari Tuhan “..bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berda Allah..”(ay.7). Berdiam diri, menahan ego sendiri dan memandang kepada Allah yang menjadi sumber kekuatan kita. Memiliki roh yang rendah hati dan penyerahan diri, sebagaimana Yesus lakukan di sepanjang hidup-Nya. Tuhan kita mati satu kali di atas kayu salib, satu kali untuk selamanya. Salib menjadi puncak dari seluruh kematian seumur hidup. Dia bersedia disalahpahami dan difitnah, mengorbankan tempat tinggal dan kenyamanan, untuk mengambil peran sebagai seorang hamba. Itu adalah “kematian” yang harus dialami-Nya.
Kita yang telah menerima karya penebusan Kristus, perlu selalu mengingat peristiwa itu dengan cara berjuang untuk mematikan ego kita setiap hari. Entah itu kesombongan, ketamakan, gensi, arogan dan kebiasaan-kebiasaan buruk lain yang berujung kepada dosa dapat dibinasakan di dalam kasih Kristus. Datang kepada Kristus dengan kerendahan hati. Agar semakin banyak orang boleh melihat hidup Yesus yang terungkap dalam diri kita dan rindu untuk masuk ke dalam hidup itu.
Mati setiap hari dapat menghantar hidup orang lain kepada Kristus.


0 Komentar