Musim Kehidupan
Bacaan Alkitab: Amos 9:11-15
Dalam setiap musim kehidupan, kita menghadapi berbagai tantangan dan perubahan yang sering kali tidak terduga. Ada saatnya kita berada di musim yang sejuk, penuh berkat dan kedamaian, namun ada pula musim kekeringan, saat doa terasa hampa dan harapan seperti sirna. Kitab Amos, khususnya Amos 9:11-15, mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya, bahkan di tengah masa penghakiman yang keras. Sebaliknya, Dia berjanji untuk memulihkan dan membangun kembali reruntuhan, mengembalikan apa yang hilang, dan menciptakan masa depan yang penuh harapan.
Saat membaca janji pemulihan Tuhan dalam kitab Amos, kita diingatkan bahwa Dia adalah Tuhan yang tidak hanya menghakimi, tetapi juga berbelas kasihan. Kehidupan memang tak selalu mudah, namun melalui pencobaan dan kesulitan, kita dibentuk menjadi pribadi yang lebih kuat. Setiap musim memiliki maksud dan tujuannya. Tuhan memakai setiap musim untuk melatih iman kita, menguatkan pengharapan kita, dan memurnikan kasih kita kepada-Nya.
Sebagai umat Tuhan, marilah kita terus hidup dengan iman yang kokoh, meski berada di musim kehidupan yang sulit. Mari belajar untuk mempercayai proses yang Tuhan izinkan terjadi, karena setiap musim adalah sarana untuk menjadi terang bagi orang lain. Dengan hidup yang berdampak, kita dapat menunjukkan kasih dan kuasa Tuhan kepada dunia. Percayalah, musim kehidupan kita ada dalam genggaman-Nya yang penuh kasih.
"Musim kehidupan mungkin berganti, tetapi kasih setia Tuhan selalu abadi."


0 Komentar