Orkestrasi
Bacaan Alkitab: Hakim-Hakim 7:1-8
Dalam sebuah orkestra, setiap alat musik memiliki nada dan peran unik yang bersama-sama menciptakan melodi yang indah. Namun, bayangkan jika satu instrumen tidak sinkron—harmoni akan hilang, dan keindahan musik pun lenyap. Kehidupan kita dengan Tuhan seringkali seperti sebuah orkestra, di mana setiap peran yang kita mainkan memiliki arti. Hakim-hakim 7 mengisahkan Gideon yang harus memilih 300 orang dari ribuan prajurit. Tuhan mengajarkan bahwa kemenangan tidak tergantung pada banyaknya kekuatan manusia, tetapi pada kehendak-Nya yang sempurna, seperti konduktor yang menentukan harmoni dalam orkestra.
Di dalam kehidupan sehari-hari, kita kerap tergoda untuk mengandalkan diri sendiri, merasa bahwa kita bisa mengatur semuanya tanpa bantuan Tuhan. Namun, Gideon diingatkan bahwa dalam ketaatan dan kasih kepada Tuhan, justru kekuatan sejati ditemukan. Meski jumlahnya sedikit, prajurit Gideon dengan percaya diri melangkah karena mereka tahu Tuhanlah yang memimpin. Seperti sebuah orkestrasi, hidup kita harus diarahkan oleh tangan kasih Tuhan agar menghasilkan melodi iman yang penuh kemenangan.
Marilah kita biarkan Tuhan menjadi konduktor dalam kehidupan kita. Setiap langkah, keputusan, dan tindakan haruslah berakar pada kasih dan ketaatan kepada-Nya. Seperti Gideon yang percaya kepada Tuhan dalam menghadapi tantangan besar, kita pun harus percaya bahwa dalam kasih Tuhan, hidup kita akan membawa harmoni yang membawa kebaikan bagi sesama.
"Tuhan adalah konduktor yang menyatukan semua nada kehidupan kita menjadi harmoni kasih yang sempurna."


0 Komentar