Harmonisasi
Bacaan Alkitab: Keluaran 17:8-16
Dalam kehidupan, kita sering menemukan diri kita di tengah perbedaan pendapat, ketegangan, dan bahkan konflik. Terkadang, dalam keluarga, pekerjaan, atau pelayanan, kita merasa seperti Musa yang harus menghadapi pertempuran dengan Amalek. Saat itu, Musa tidak berjuang sendirian. Dia dibantu oleh Harun dan Hur yang menopang tangannya, agar tongkat Allah tetap terangkat. Kisah ini memberi kita gambaran indah tentang pentingnya harmonisasi, di mana kita bekerja bersama dalam kasih, mendukung satu sama lain dalam pergumulan hidup. Ketika kita bersatu, kasih Allah dinyatakan lebih kuat.
Di dalam Alkitab, kita melihat bagaimana Tuhan memerintahkan Musa untuk berjuang melawan Amalek, namun kemenangan tidak semata karena usaha Musa. Tangan Musa yang terangkat, simbol penyerahan kepada Tuhan, harus dipertahankan oleh dukungan orang lain. Keluaran 17:12-13 menunjukkan bahwa kemenangan sejati datang ketika ada kerja sama dan saling mendukung. Kasih dan kesatuan adalah kunci harmonisasi, seperti bagaimana Harun dan Hur menjaga tangan Musa tetap terangkat. Ini bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi kekuatan kasih yang menopang satu sama lain.
Mari kita renungkan, sudahkah kita berperan seperti Harun dan Hur bagi sesama? Apakah kita bersedia mendukung, membantu, dan menunjukkan kasih kepada orang di sekitar kita? Dalam kehidupan sehari-hari, kita dipanggil untuk hidup dalam harmoni dengan orang lain, menunjukkan bukti kasih dengan tindakan nyata. Bersatu dalam kasih bukan hanya sekadar pilihan, tetapi panggilan hidup yang membawa kemenangan bagi kita dan orang lain.
"Kasih sejati tumbuh subur di tengah harmonisasi, ketika kita saling menopang dan bekerja bersama untuk kemuliaan Tuhan."


0 Komentar