Renungan Harian: Sabtu, 18 Desember 2021 - Tamu Malam Natal

Renungan Harian: Sabtu, 18 Desember 2021 - Tamu Malam Natal


Sabtu, 18 Desember 2021

Tamu Malam Natal

Bacaan Alkitab: Lukas 2:25-33


Di Malam Natal tahun 1944, seorang pria tua yang dijuluki “Brinker” terbaring dalam kondisi sekarat di rumah sakit penjara. Ia menunggu dimulainya kebaktian Natal yang dipimpin oleh sesama tahanan di sana. “Kapan musiknya main?” tanyanya kepada William McDougall, sesama tahanan di penjara Muntok, Sumatra. “Sebentar lagi,” jawab McDougall. Pria yang sekarat itu pun membalas, “Bagus. Aku akan bisa membandingkannya nanti dengan nyanyian para malaikat.” Walaupun pernah meninggalkan imannya, di akhir hidupnya Brinker mau mengakui dosa-dosanya dan berdamai dengan Allah. Sebelumnya ia selalu berwajah masam, tetapi setelah bertobat, ia suka tersenyum kepada orang-orang. “Perubahan hidup yang luar biasa,” kata McDougall.

Brinker meninggal dengan damai malam itu, setelah mendengarkan paduan suara tahanan menyanyikan lagu permintaannya, “Malam Kudus.” Dengan kesadaran bahwa Brinker sudah kembali percaya kepada Yesus dan dipersatukan dengan Allah di surga, McDougall berkata, “Mungkin kematian adalah tamu yang sangat dinantikan oleh Brinker.” Cara Brinker menantikan kematiannya mengingatkan saya kepada Simeon, orang saleh yang telah menerima pernyataan Roh Kudus, yaitu bahwa “ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias” (Luk. 2:26). Ketika melihat Yesus di Bait Allah, Simeon berkata, “Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu” (Luk. 2:29-30). Seperti Brinker, hadiah Natal terbaik yang bisa kita terima atau bagikan adalah iman yang menyelamatkan di dalam Yesus Kristus.


Ya Yesus, Terima Kasih Karena Engkau Telah Membawa Kedamaian
Melalui Kelahiran-Mu Di Dunia.

Posting Komentar untuk "Renungan Harian: Sabtu, 18 Desember 2021 - Tamu Malam Natal"