Renungan Harian: Selasa, 19 Januari 2021 - Never Stop Trying - Sekolah Kristen Kalam Kudus Surakarta

Tuesday, January 19, 2021

Renungan Harian: Selasa, 19 Januari 2021 - Never Stop Trying

Renungan Harian: Selasa, 19 Januari 2021 - Never Stop Trying
Renungan Harian: Selasa, 19 Januari 2021 - Never Stop Trying


SELASA, 19 JANUARI 2021

NEVER STOP TRYING

Bacaan Alkitab : Matius 13:1-9 

Seorang mahasiswa pertanian mencoba untuk mempraktekkan ilmu yang telah ia dapatkan. Ia mulai menanam biji kacang buncis di pekarangan rumahnya. Setiap hari ia mengamati dan memperhatikan tanaman tersebut dengan menyiraminya. Waktu berlalu dan ia mulai merasa bosan dan lelah. Kadang sambil beristirahat, ia mengamat-amati biji yang ia tabur itu dengan seksama. Rasa kecewa mulai muncul. Ia berguman dalam hati, mengapa biji buncisnya belum juga menampakkan tanda-tanda kehidupan. Ia berpikir bahwa semua teori yang dimiliki sudah dilakukan sesuai dengan benar. 

Pengalaman kita, acap kali juga menjadi pengalaman kita bukan? Manusiawi bila kita merasa lelah dan putus asa bila dalam hal menanti suatu pertumbuhan atau usaha tidak membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Hal serupa juga sering terjadi ketika kita menggantungkan harapan kepada Tuhan. Seringkali kita bertanya mengapa Tuhan seolah diam. Kita merasa tertekan dam kerja keras kita rasanya tidak dihargai. Ketika bertanya kepada teman yang kita pandang dewasa rohaninya, berharap dia mengerti kesulitan kita. Yang terjadi justru kita mendapatkan jawaban yang mengecewakan. Mengapa Tuhan seolah-olah tidak mendengar keluhanku? Apakah DIA tidak peduli? 

Tuhan tidak pernah menyesatkan umatNya. Dia hadir dalam setiap fase hidup kita. Ketika kita kecewa, marah, lelah, dan putus asa, Allah ingin kita tetap datang kepada-Nya. Apakah kita tetap bertekun memohon kepada Allah? Benih firman Tuhan telah ditaburkan di hati kita, apakah benih itu jatuh di tanah berbatu sehingga terhimpit dan mati? Atau jatuh dipinggir jalan dan dimakan burung? Atau di tanah berbatu sehingga tumbuh lalu mati karena panas matahari? Atau di tanah yang subur yang terus berjuang walau diterpa angin kencang? Yang berusaha bertahan walau hampir tumbang? 

Kita tidak bisa melarang angin topan untuk bertiup atau melarang kesulitan datang menerpa. Kita juga tidak bisa melarang virus menyerang tubuh atau bencana menerpa, namun kita punya Tuhan untuk bersandar. Dia menunggu kita datang kepada-Nya dengan ketekunan karena disanalah DIA berikan kekuatan. 


Berjuang Bersama Tuhan, Di Sanalah Terletak Kekuatanku


Baca Rekomendasi Terkait Lainnya

Baca Rekomendasi Kategori Lain

Sekolah Kristen Kalam Kudus Surakarta ©