Renungan Harian: Senin, 12 Oktober 2020 - Betah Karena Cinta - Sekolah Kristen Kalam Kudus Surakarta

Monday, October 12, 2020

Renungan Harian: Senin, 12 Oktober 2020 - Betah Karena Cinta

Renungan Harian: Senin, 12 Oktober 2020 - Betah Karena Cinta
Renungan Harian: Senin, 12 Oktober 2020 - Betah Karena Cinta


SENIN, 12 OKTOBER 2020

BETAH KARENA CINTA

Bacaan Alkitab: 1 Korintus 4:6-21

Betah atau kerasan menunjukkan bahwa kita nyaman menjalani sesuatu. Ada karyawan yang betah bekerja belasan sampai puluhan tahun di satu perusahaan meskipun ada perusahaan lain yang menawarkan upah, kedudukan, atau fasilitas yang lebih baik. Ada pula orang Kristen yang gigih memberitakan firman Tuhan meskipun mengalami penganiayaan dan hidup sederhana. 

Paulus mengakui bahwa hidup sebagai rasul tidaklah nyaman secara jasmani. Ia berpendapat, Allah telah memberikan kepada para rasul tempat yang paling rendah, sama seperti orang yang telah dijatuhi hukuman mati. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, mereka harus melakukan pekerjaan tangan yang berat. Saat dimaki, mereka memberkati. Saat dianiaya, mereka sabar. Saat difitnah, mereka tetap menjawab dengan ramah. Para rasul bisa betah dan tetap setia sampai mati karena cinta mereka kepada Kristus. Hasilnya, mereka memang lemah, tetapi jemaat kuat. Mereka hina, tapi jemaat mulia. Kita hendaknya bisa mengikuti teladan para rasul, betah melakukan segala pekerjaan yang Tuhan percayakan kepada kita. 

Kalau selama ini kita betah melakukan segala perintah Tuhan, puji Tuhan! Karena itu tanda kita sungguh-sungguh mencintai Kristus. Kalau selama ini kita melakukan firman Tuhan dengan perasaan terpaksa, itu tandanya kita masih belum sepenuhnya mencintai Dia. Rendahkanlah diri kita di hadapan Tuhan dan jangan menyombongkan diri, kiranya kita betah mengikut Kristus dalam kondisi apa pun. Mengikuti-Nya dengan cinta, bukan karena terpaksa.


Kita betah melakukan segala perintah Tuhan
karena mencintai-Nya


Baca Rekomendasi Terkait Lainnya

Baca Rekomendasi Kategori Lain

Sekolah Kristen Kalam Kudus Surakarta ©