Renungan Harian: Rabu, 5 Februari 2020 - Persekutuan yang Teratur - Sekolah Kristen Kalam Kudus Surakarta

Wednesday, February 5, 2020

Renungan Harian: Rabu, 5 Februari 2020 - Persekutuan yang Teratur

Renungan Harian: Rabu, 5 Februari 2020 - Persekutuan yang Teratur
Renungan Harian: Rabu, 5 Februari 2020 - Persekutuan yang Teratur

Rabu, 5 Februari 2020

Persekutuan yang Teratur

Bacaan Alkitab: 1 Korintus 14:39-40

Dalam suatu acara apa pun baik rapat, pertemuan, pernikahan, bahkan sampai perkabungan dalam pelaksanaannya selalu ada urutan acara yang harus dikerjakan. Misalnya seperti salam pembukaan, lalu sambutan-sambutan, baru kemudian diteruskan dengan isi acara, lalu kemudian penutup. Di sini menunjukkan bagaimana sebuah acara tersebut ditata dengan cermat dan teratur supaya jangan sampai ada hal yang terlewat atau ada hal yang janggal.

Demikian juga dalam suatu kegiatan yang dilakukan untuk Tuhan baik dalam persekutuan ataupun ibadah. Adanya keteraturan menunjukkan bahwa ada kesungguhan dan penghargaan kita kepada Tuhan karena ibadah atau persekutuan ditujukan kepada Allah untuk memuliakan dan meyukakan Tuhan bukan diri kita sendiri. Kalau itu dilakukan dengan kesungguhan akan berdampak pada kedewasaan iman dan sukacita umat. Niat baik tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa ibadah kita sudah benar, oleh sebab itu dalam ibadah perlu adanya keteraturan karena keteraturan bermanfaat untuk membangun ibadah yang benar di hadapan Tuhan. 

Inilah yang dimaksud Paulus untuk dilakukan oleh jemaat Korintus supaya dalam menjalankan ibadah atau persekutuan bersuasana gembira, namun juga tertib dan hormat. Karena dalam suatu ibadah akan selalu ada pelayanan berbagai karunia rohani oleh masing-masing anggota jemaat, namun harus dengan bergilir secara teratur dan tertib bukan dengan menonjolkan karunia masing-masing bahwa karunia yang dimiliki lebih dari yang lain. Ibadah/persekutan dalam jemaat seharusnya terpusat kepada Tuhan dan seharusnya setiap anggota yang hadir lebih mengutamakan yang lain ketimbang dirinya. Jadi fokus ibadah bukanlah manusia tapi Allah. Ketika itu dilakukan, maka ketertiban dan keteraturan terwujud.


Pelayanan Berbicara Tentang Saling Memberi
Mewujudkan Kasih Karunia Ilahi


Baca Rekomendasi Terkait Lainnya

Baca Rekomendasi Kategori Lain

Sekolah Kristen Kalam Kudus Surakarta ©