Renungan Harian: Kamis, 15 Agustus 2019 - Jam Allah Selalu Tepat - Sekolah Kristen Kalam Kudus Surakarta

Thursday, August 15, 2019

Renungan Harian: Kamis, 15 Agustus 2019 - Jam Allah Selalu Tepat

Renungan Harian: Kamis, 15 Agustus 2019 - Jam Allah Selalu Tepat
Renungan Harian: Kamis, 15 Agustus 2019 - Jam Allah Selalu Tepat

Kamis, 15 Agustus 2019

Jam Allah Selalu Tepat

Bacaan Alkitab: Lukas 2:36-40

Saya sesekali pergi mengunjungi dua wanita lansia. Yang seorang sama sekali tidak memiliki masalah keuangan, sangat sehat untuk ukuran wanita seusianya, dan tinggal di rumahnya sendiri. Namun ia selalu mempunyai komentar yang negatif terhadap apa saja. Wanita yang satu lagi mengalami kelumpuhan akibat penyakit artritis dan agak pelupa. Ia tinggal di tempat sederhana dan mempunyai buku agenda agar ia tidak lupa dengan janji-janji yang dibuatnya. Namun kepada setiap orang yang mengunjungi apartemen mungilnya, komentar pertamanya selalu sama, “Allah begitu baik kepadaku.” Di kunjungan terakhir saya, saat menyerahkan buku agenda itu kepadanya, saya melihat bahwa pada hari sebelumnya ia telah menulis, “Besok makan siang di luar! Asyik! Satu lagi hari yang menyenangkan.”

Hana adalah seorang nabi perempuan pada masa kelahiran Yesus yang sudah sangat lanjut usia (Luk. 2:36-37). Menjanda di usia muda dan kemungkinan tidak mempunyai anak, Hana mungkin pernah merasa tidak berguna dan melarat. Namun ia tetap berfokus kepada Allah dan setia melayani-Nya. Ia merindukan Mesias, tetapi dalam penantiannya, ia tekun beribadah kepada Allah—berdoa, berpuasa, dan mengajarkan kepada orang lain semua yang dipelajarinya dari Allah.

Akhirnya hari yang istimewa pun tiba, ketika di usianya yang ke-80, ia melihat sang bayi Mesias di dalam pelukan ibu-Nya yang masih muda. Kesabaran Hana dalam menanti akhirnya membuahkan hasil. Hatinya meluap dengan sukacita sehingga ia memuji Allah dan kemudian menyampaikan berita sukacita itu kepada sesamanya. Kiranya hal ini mengingatkan kita untuk sabar menanti dalam waktu dan rencana Allah yang terindah.


Memang Tidak Mudah Menyandingkan Rencana Allah Dengan Rencana Kita.
Namun Ketika Keduanya Menyatu, Itulah Pengalaman Yang Terbaik.

Baca Rekomendasi Terkait Lainnya

Baca Rekomendasi Kategori Lain

Sekolah Kristen Kalam Kudus Surakarta ©